Gugatan Class Action soal Kondensasi AirPods Max Dimentahkan Hakim, Dua Tuntutan Tersisa

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 04:15:31 WIB
Hakim AS membatalkan sebagian besar tuntutan gugatan class action terhadap Apple terkait kondensasi AirPods Max.

KALIMANTAN SELATAN — Hakim Distrik AS Orelia E. Merchant memutuskan untuk membatalkan hampir seluruh tuntutan dalam gugatan perwakilan kelompok yang menuduh Apple menjual AirPods Max dengan cacat tersembunyi. Keputusan yang dikeluarkan pekan lalu ini menyisakan dua klaim garansi dari total tuntutan yang diajukan dua warga negara AS.

Asal Muasal Kasus: Embun di Dalam Earcup

Sejak dirilis pada Desember 2020, sejumlah pengguna AirPods Max melaporkan adanya kondensasi atau embun yang terbentuk di dalam earcup aluminium. Fenomena ini dikeluhkan terjadi bahkan saat penggunaan ringan seperti menonton film atau olahraga santai.

Dalam beberapa kasus, pengguna menyatakan uap air tersebut merembes masuk melalui lubang speaker menuju driver. Meski begitu, Apple tidak pernah secara resmi mengakui kondensasi sebagai cacat produksi yang meluas.

Dua Penggugat, Dua Nasib Berbeda

Gugatan diajukan oleh Arthur Apicella (New York) dan Dustin Amundson (Washington). Mereka menduga kelembaban yang terbentuk selama pemakaian normal di dalam ruangan menyebabkan masalah konektivitas, penurunan kualitas suara, kegagalan deteksi telinga, hingga kerusakan baterai.

Hakim Merchant menolak seluruh klaim yang diajukan berdasarkan hukum New York dengan prejudice—artinya tidak bisa diajukan lagi. Putusan ini mengeluarkan Apicella sepenuhnya dari kasus, termasuk tuntutan pelanggaran garansi tersirat, pelanggaran undang-undang perlindungan konsumen New York, dan tuduhan Apple menyembunyikan cacat.

Argumen Hakim: Headphone Masih Berfungsi Dasar

Dalam pertimbangannya, Hakim Merchant menyatakan garansi tersirat New York tidak mengharuskan produk sempurna atau memenuhi setiap ekspektasi konsumen. “Yang diperlukan hanyalah barang yang dijual memiliki tingkat kualitas minimal,” tulis hakim.

Karena Apicella mengakui masih bisa menggunakan AirPods Max-nya untuk menonton film, hakim menilai headphone tersebut masih menjalankan fungsi dasarnya. Alasan ini cukup untuk menggugurkan tuntutan garansi yang diajukan.

Dua Klaim Amundson yang Masih Hidup

Gugatan tetap berlanjut untuk Amundson, meskipun klaim garansi eksplisit dan unjust enrichment-nya juga ikut gugur. Hakim mengizinkan dua klaim berjalan: pelanggaran garansi tersirat berdasarkan hukum negara bagian Washington dan pelanggaran Magnuson-Moss Warranty Act, undang-undang garansi federal AS.

Amundson masih memiliki waktu hingga 5 Agustus untuk meminta izin menghidupkan kembali klaim perlindungan konsumen dan penipuan versi Washington. Apple diberi tenggat 4 September untuk mengajukan bantahan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa meskipun keluhan kondensasi AirPods Max sudah bertahun-tahun beredar di forum-forum pengguna, jalur hukum untuk meminta pertanggungjawaban Apple masih terjal. Bagi pengguna Indonesia yang mengalami masalah serupa, jalur garansi resmi Apple via distributor resmi masih menjadi opsi paling realistis.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top