TABALONG — Target ambisius untuk mendongkrak prestasi di ajang MTQ tingkat provinsi pada 2027 mulai digodok serius oleh Pemkab Tabalong. Salah satu jurus utamanya adalah dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk mendatangkan pelatih berkualitas, baik dari tingkat provinsi maupun nasional, yang dinilai mampu memperbaiki teknik dan mental bertanding para qari dan qariah.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Tabalong, Hamrani, usai acara penutupan MTQ ke-37 di Barito Kuala. Penutupan tersebut ditandai dengan upacara penurunan bendera MTQ dan dihadiri oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, serta jajaran kafilah Tabalong.
Hamrani menegaskan bahwa pihaknya tidak akan setengah-setengah dalam mendampingi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Tabalong. Fokus utama saat ini adalah menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan intensif.
“Dukungan adalah untuk mendukung bersama dari segi dana untuk peningkatan LPTQ Kabupaten Tabalong, untuk per kafilahnya. Jadi dana kita harus siapkan, seperti yang disampaikan oleh Pak Kemenag tadi, untuk mendapatkan pelatih dari provinsi maupun dari nasional,” ujar Hamrani dalam keterangannya.
Menurutnya, pembinaan yang selama ini berjalan perlu ditingkatkan agar para peserta dari Tabalong tidak hanya unggul dalam bacaan, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat saat bertanding. Kehadiran pelatih dari luar daerah diharapkan bisa membawa perspektif dan metode baru yang lebih efektif.
Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap, dengan sinergi yang solid antara Pemkab dan LPTQ, target untuk bersaing lebih kompetitif pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2027 bisa tercapai. Ajang tahun 2027 sendiri direncanakan akan digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
“Mudah-mudahan dana yang sangat mendukung ini akan meningkatkan prestasi kita ke depan pada MTQ yang akan dilaksanakan di Hulu Sungai Utara tahun 2027,” tambah Hamrani, menekankan harapannya agar investasi pembinaan ini membuahkan hasil yang maksimal.
Langkah Pemkab Tabalong ini menjadi sinyal positif bagi para kafilah yang selama ini berjuang di ajang MTQ. Dengan adanya jaminan dukungan anggaran dan program pembinaan yang lebih profesional, regenerasi qari dan qariah berprestasi di Bumi Saraba Kawa diharapkan terus berlanjut.