Tari Topeng Srikandi: Inovasi Seniman Banjar Menghidupkan Kembali Pertunjukan Topeng yang Mulai Punah

Penulis: Budi Santoso  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:53:01 WIB
Seniman Banjar menggelar lokakarya Tari Topeng Srikandi untuk melestarikan seni topeng klasik.

Lokakarya berlangsung di Banjarmasin pada Jumat (19/6/2026). Acara diikuti perwakilan dari berbagai kabupaten/kota, masyarakat umum, dan para seniman se-Kalsel.

Penggagas Tari Topeng Srikandi, Lupi Anderiani, mengungkapkan kegelisahannya melihat eksistensi tari topeng klasik Banjar yang semakin berkurang. Selama ini, pertunjukan topeng klasik terikat aturan adat dan bersifat sakral, sehingga ruang dan waktu pementasannya terbatas.

“Karena itu saya berinisiatif menciptakan topeng garapan baru yang dapat dipentaskan di mana saja sebagai media hiburan sekaligus pelestarian budaya,” jelas Lupi.

Tak Mengubah Pakem, Hanya Menambah Ruang Kreatif

Lupi menegaskan, penciptaan Tari Topeng Srikandi tidak bertujuan mengubah atau mengurangi nilai sakral topeng klasik yang diwariskan turun-temurun. “Topeng yang sakral tetap dipertahankan nilai dan fungsinya. Pengembangan dilakukan melalui karya baru tanpa mengubah pakem yang sudah ada,” tuturnya.

Tari Topeng Srikandi merupakan karya garapan baru yang berlandaskan semangat tradisi klasik. Karya ini dikemas lebih fleksibel sehingga dapat dipentaskan di berbagai kesempatan tanpa terikat aturan ritual adat.

Komitmen Taman Budaya Kalsel: Bukan Sekadar Seremonial

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Rizal Pahmi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi akan dikembangkan menjadi program berkelanjutan di Taman Budaya Kalsel.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut sebagai program yang difasilitasi Taman Budaya Kalsel,” ujar Rizal.

Pemprov Kalsel melalui Taman Budaya berkomitmen menghadirkan program pelestarian budaya secara berkesinambungan. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat dan tradisi daerah.

Harapan untuk Seniman Muda Kalsel

Lupi berharap Tari Topeng Srikandi dapat menjadi inspirasi bagi para seniman di Kalimantan Selatan untuk terus melahirkan karya baru yang berakar pada budaya lokal. Dengan demikian, inovasi seni berjalan seiring dengan upaya pelestarian tradisi.

“Topeng Srikandi merupakan garapan baru dengan semangat klasik. Mudah-mudahan karya ini menjadi awal dan memotivasi para seniman lainnya untuk terus menciptakan karya topeng baru sebagai bagian dari pelestarian budaya Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: kanalkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top