BATULICIN — Keberhasilan membangun sebuah daerah tidak lagi semata-mata diukur dari melimpahnya sumber daya alam (SDA), melainkan dari kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Prinsip inilah yang coba diperkuat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu lewat kolaborasi strategis antara industri dan institusi pendidikan vokasi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana, mewakili Bupati Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa hibah alat berat dari PT Thriveni Indo Mining kepada Politeknik Batulicin memiliki makna yang lebih dalam. Bantuan ini dinilai sebagai bentuk investasi jangka panjang, bukan sekadar serah terima sarana dan prasarana pendidikan.
"Hibah ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas SDM vokasi di Kabupaten Tanah Bumbu," ujar Wisnu dalam sambutannya.
Dengan adanya alat berat tersebut, proses pembelajaran di Politeknik Batulicin diharapkan mengalami peningkatan kualitas secara signifikan. Mahasiswa kini bisa mendapatkan pengalaman praktik yang lebih nyata dan relevan dengan kondisi di lapangan kerja, bukan hanya teori di dalam kelas.
Pemerintah daerah berharap pola kemitraan antara dunia usaha dan dunia pendidikan ini dapat terus berlanjut. Hal ini dinilai sebagai bagian dari upaya membangun SDM yang berkualitas dan berdaya saing di tengah kompetisi tenaga kerja yang semakin ketat.
Acara penyerahan hibah berlangsung di Batulicin dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan. Tampak hadir perwakilan dari PT Thriveni Indo Mining, PT Arutmin Indonesia, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Bumbu, serta para Kepala SMK dan SMKN se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Tak hanya itu, jajaran Yayasan Wahana Intelektual, para dosen Politeknik Batulicin, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya juga turut serta dalam kegiatan tersebut.