Pengguna Mac dan iPhone Berisiko Kehilangan Fitur Edit Office 365 Mulai Juli 2025

Penulis: Andi Pratama  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 11:21:01 WIB
Pengguna Office 2019 di Mac dan iPhone akan kehilangan fitur edit mulai Juli 2025.

KALIMANTAN SELATAN — Bagi pengguna setia Microsoft Office 2019 di ekosistem Apple, bersiaplah untuk perubahan besar. Raksasa perangkat lunak asal Redmond itu mengonfirmasi bahwa aplikasi Word, Excel, PowerPoint, Outlook, dan OneNote versi 2019 untuk macOS dan iOS akan memasuki mode fungsionalitas terbatas alias reduced functionality mode pada 13 Juli 2025. Artinya, tombol edit, simpan, dan buat dokumen baru akan menjadi tidak aktif.

Bukan Karena Bug, Tapi Sertifikat Kedaluwarsa

Akar masalahnya bukanlah kode yang rusak. Microsoft menjelaskan bahwa sertifikat keamanan yang digunakan untuk memvalidasi lisensi Office 2019 sudah kedaluwarsa. Perusahaan sudah memperbarui sertifikat ini untuk versi Office yang lebih baru, tetapi tidak untuk Office 2019 for Mac.

“Microsoft tidak sengaja membatasi atau mengubah Office 2019; produk ini tidak bisa menerima sertifikat yang diperbarui karena tidak ada jalur pembaruan untuk produk yang sudah tidak didukung,” ujar juru bicara Microsoft kepada awak media melalui surel.

Praktik kedaluwarsa sertifikat sebenarnya standar industri untuk membatasi risiko kunci kriptografi yang disusupi. Namun, banyak yang menilai tenggat waktu ini adalah keputusan sepihak Microsoft. Apalagi, perusahaan diam-diam menghapus janji daring sebelumnya yang menyatakan perangkat lunak tersebut akan “terus berfungsi.”

Siapa Saja yang Terdampak?

Dampak langsung dirasakan oleh pemilik lisensi Office 2019 for Mac yang dibeli sekali bayar (one-time purchase). Aplikasi di iPhone dan iPad yang menggunakan basis yang sama juga terkena imbasnya. Sementara itu, pengguna Office 2021 dan pelanggan Microsoft 365 di versi macOS yang lebih baru masih aman, asalkan memperbarui perangkat lunak mereka sebelum Juli.

Perlu dicatat, masalah ini tidak mempengaruhi pengguna Office versi Windows sama sekali. Sertifikat keamanan yang bermasalah hanya berlaku untuk ekosistem Apple.

Office 2019 pertama kali dirilis pada September 2018, menjadikannya produk berusia hampir delapan tahun. Dukungan resminya sudah berakhir sejak Oktober 2023, sehingga tidak ada lagi pembaruan fitur atau keamanan yang dirilis untuknya.

Alternatif bagi Pengguna yang Bertahan

Banyak pengguna yang mungkin masih bertahan di Office 2019 karena ingin aplikasi pengolah kata, spreadsheet, dan presentasi yang bersih tanpa gangguan fitur kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai dibenamkan Microsoft ke semua produknya. Sayangnya, pilihan untuk tetap di versi lawas semakin sempit.

Microsoft menawarkan beberapa opsi. Pertama, pengguna bisa beralih ke Office 2021 atau Office 2024 yang merupakan versi terbaru pembelian sekali bayar untuk Mac. Office 2021 sendiri akan memasuki akhir dukungan pada Oktober 2026.

Alternatif kedua adalah berlangganan Microsoft 365 yang terus mendapatkan pembaruan fitur. Jika belum ingin mengeluarkan uang, pengguna bisa memanfaatkan Microsoft 365 versi web secara gratis—meski fiturnya tidak selengkap aplikasi desktop.

Cara Upgrade dari Office 2019

Bagi pengguna yang memutuskan untuk naik versi, langkahnya cukup sederhana. Unduh dan jalankan License Removal Tool dari situs resmi Microsoft, buka salah satu aplikasi Office, lalu masuk ke menu Help > Check for Updates untuk mengaktifkan lisensi baru. Proses ini memastikan tidak ada konflik lisensi lama yang mengganggu.

Keputusan Microsoft ini mengingatkan kita pada siklus hidup perangkat lunak: tidak ada yang abadi. Bagi pengguna setia Office 2019 di Mac dan iPhone, 13 Juli 2025 adalah batas waktu untuk menentukan sikap—apakah akan pindah ke versi yang lebih baru, berlangganan, atau sekadar menerima dokumen yang hanya bisa dibaca.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: cnet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top