Wabup Tabalong Tambah Hadiah Lomba Balogo Masuk Sekolah, Dorong Pelajar Jauhi Gawai

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 19:25:31 WIB
Wakil Bupati Tabalong menambah hadiah lomba Balogo sebesar Rp1 juta sebagai dukungan pelestarian budaya lokal.

TANJUNG — Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf secara langsung menambah hadiah lomba sebesar Rp1 juta saat menghadiri Lomba Balogo Masuk Sekolah di Aula Plaza Barunak, Kamis (18/6/2026). Langkah itu ia sampaikan di hadapan para peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal.

“Saya akan tambah hadiahnya Rp1 juta,” ujarnya di hadapan para peserta.

Permainan Tradisional Lawan Gempuran Digital

Menurut Habib Taufani, balogo merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dijaga dan diwariskan kepada anak-anak. Ia menilai permainan tradisional ini mulai tergerus oleh pesatnya perkembangan teknologi dan permainan digital yang banyak diakses pelajar lewat gawai.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk bermain, tetapi juga belajar mengenal budaya daerah, menjunjung sportivitas, serta mempererat kebersamaan,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa SD dan SMP se-Kabupaten Tabalong. Turut hadir Kepala Disdikbud, Camat Tanjung, Ketua Kormi, Ketua Gobi Tabalong, serta unsur terkait lainnya.

Dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan

Lomba Balogo Masuk Sekolah mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan (Kalsel). Panitia pelaksana menyebut program ini bertujuan memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada pelajar sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu membangun karakter serta memperkuat identitas budaya di kalangan generasi muda. Habib Taufani berharap lomba balogo dapat menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sehingga tidak hilang oleh perkembangan zaman.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: klikkalsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top