Data Gaikindo: Toyota Masih Rajai Pasar Mobil Nasional, BYD Meroket ke Peringkat 6 Sepanjang Januari-Mei 2026

Penulis: Deni Kurniawan  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 04:57:31 WIB
Toyota tetap menjadi pemimpin pasar mobil nasional dengan penjualan tertinggi Januari-Mei 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan wholesales lima bulan pertama 2026. Pasar domestik mencatatkan pertumbuhan dua digit meskipun terjadi normalisasi bulanan pada Mei akibat faktor musiman dan libur nasional yang panjang.

Peta Kekuatan Merek: Toyota Solid, BYD Tembus 17.000 Unit

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, distribusi mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) masih dikuasai merek-merek Jepang. Toyota mempertahankan posisi puncak dengan 111.119 unit, disusul Daihatsu 59.420 unit, dan Suzuki 30.262 unit.

Kejutan datang dari BYD. Produsen asal China ini menempati peringkat keenam dengan penjualan 17.993 unit, mengungguli Jaecoo (14.284 unit) dan Mitsubishi Fuso (13.459 unit). Pencapaian ini mengonfirmasi agresivitas BYD di pasar mobil listrik nasional sepanjang tahun ini.

Melengkapi posisi sepuluh besar, Isuzu mencatat 10.820 unit, dan Hino di posisi buncit dengan 8.341 unit.

Mei 2026: Penjualan Tahunan Naik 14%, Bulanan Terkontraksi

Secara spesifik, penjualan wholesales Mei 2026 mencapai 69.219 unit. Angka ini tumbuh 14 persen dibandingkan Mei 2025 yang hanya 60.697 unit. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi penurunan signifikan dari 80.779 unit pada April 2026.

Penjualan ritel ke konsumen juga menunjukkan tren serupa. Angka ritel Mei 2026 sebesar 71.890 unit, terkoreksi tipis dari 75.736 unit pada April 2026. Gaikindo menyebut kontraksi ini sebagai fenomena musiman biasa.

Mengapa April Lebih Tinggi, Mei Landai?

Lonjakan pengiriman pada April 2026 dipicu oleh pemenuhan permintaan pasca-momentum Lebaran. Hal ini secara alami membentuk basis komparasi yang tinggi (high base effect) terhadap bulan berikutnya.

Sebaliknya, aktivitas pasar sepanjang Mei cenderung landai. Intensitas hari libur nasional yang tinggi memangkas hari kerja efektif, sehingga distribusi dan transaksi di dealer melambat.

Kumulatif Lima Bulan: Tumbuh Dua Digit

Meskipun ada perlambatan di bulan Mei, akumulasi penjualan Januari-Mei 2026 tetap impresif. Total wholesales mencapai 359.015 unit, naik 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan ritel selama lima bulan pertama tercatat 359.490 unit, meningkat 8,8 persen secara tahunan.

Data ini menunjukkan pasar otomotif nasional masih berada di jalur ekspansi, dengan persaingan yang semakin ketat antara pemain konvensional dan pendatang baru dari segmen elektrifikasi.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top