KANDANGAN — Ketua Dekranasda HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menyaksikan langsung hasil karya para siswi SMKN 1 Kandangan yang mengubah kain Sasirangan menjadi jaket hingga busana siap pakai. Kunjungan kerja itu dilakukan pada Jumat (12/6/2026) untuk melihat proses pembelajaran dan produk akhir yang dihasilkan para pelajar.
Menurut Hj. Mustaidah, karya para siswi menunjukkan potensi besar generasi muda dalam mengembangkan industri kreatif berbasis budaya lokal. Produk-produk tersebut dinilai tidak hanya memiliki nilai seni dan estetika tinggi, tetapi juga berpeluang menjadi komoditas ekonomi yang mampu bersaing di pasar lebih luas.
Hj. Mustaidah menegaskan bahwa keterampilan yang dimiliki para siswi tidak hanya menjadi bekal pendidikan, tetapi juga membuka peluang usaha di masa depan. Ia mendorong inovasi dan kreativitas terus diasah agar produk yang dihasilkan mengikuti perkembangan tren tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.
“Potensi dan kreativitas para pelajar seperti ini akan terus kami dorong dan dukung agar berkembang menjadi karya yang bernilai dan mampu mengangkat produk unggulan daerah, khususnya kain Sasirangan,” ujarnya.
Kain Sasirangan merupakan warisan budaya khas Kalimantan Selatan yang harus terus dilestarikan. Melalui kreativitas generasi muda, kain ini dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas di pasar nasional maupun internasional.
“Kain Sasirangan merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Melalui kreativitas generasi muda, kain khas Kalimantan Selatan ini dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas,” tuturnya.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Dekranasda HSS terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang keterampilan dan industri kreatif. Fokus utama program ini adalah pemberdayaan berbasis kearifan lokal dan budaya daerah.
Hj. Mustaidah berharap para pelajar terus meningkatkan kemampuan dan semangat berinovasi. Dengan begitu, mereka dapat melahirkan karya-karya kreatif yang tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya Banua, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi kreatif daerah.