BANJARMASIN — Rangkaian kegiatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat (kesra) mewarnai Kalimantan Selatan pada Rabu pekan ini. Dari ibukota provinsi hingga pelosok kabupaten, pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak menyasar kebutuhan dasar warga dan persiapan data strategis nasional.
Di Banjarmasin, Badan Pusat Statistik (BPS) mulai menggelar pelatihan bagi ratusan petugas. Langkah ini merupakan bagian dari suksesi Sensus Ekonomi 2026 yang akan memetakan potensi usaha di seluruh sektor.
Pelatihan ini penting untuk memastikan kualitas data yang akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi, termasuk di Kalimantan Selatan.
Di Kabupaten Banjar, Wakil Bupati meresmikan jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Telaga Bauntung. Infrastruktur ini diharapkan mempermudah akses warga dan distribusi hasil bumi.
Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian. Kunjungan ini membahas pengembangan pertanian ramah lingkungan di wilayah tersebut.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banua Jingah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengoptimalkan program ini untuk mencapai 3.754 penerima manfaat. Program ini menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan balita di daerah tersebut.
Di Banjarmasin, Bazar Murah yang digelar di Kios Pangan DKPP Kalsel menjadi perhatian. Ratusan warga menyerbu lokasi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar.
Bazar ini merupakan upaya pemerintah provinsi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Warga yang datang tampak antusias membeli beras, minyak goreng, dan telur dengan harga khusus.