BATULICIN — Ribuan warga miskin di Kabupaten Tanah Bumbu kini punya harapan baru untuk keluar dari garis kemiskinan. Pemkab setempat meluncurkan program pemberdayaan sosial dan ekonomi yang menggandeng Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari Kalimantan Selatan sebagai mitra seleksi dan pelatihan.
Kepala Dinas Sosial Tanah Bumbu, Liana Hamita, mewakili Bupati Andi Rudi Latif, menjelaskan bahwa PRSTS bertugas melakukan seleksi langsung terhadap calon peserta. "Keterlibatan PRSTS untuk melakukan seleksi peserta pelatihan keterampilan kerja melalui program pemberdayaan sosial dan ekonomi," katanya di Batulicin, Selasa.
Proses seleksi ini dinilai penting untuk memastikan hanya warga yang benar-benar siap dan berkomitmen yang diterima. Tim PRSTS akan menilai kesiapan mental dan fisik para calon sebelum mereka mengikuti pembinaan intensif.
Peserta yang lolos seleksi akan menjalani program bimbingan selama enam bulan. Materi yang diberikan mencakup bimbingan fisik, mental, keterampilan dasar, hingga pembinaan spiritual sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
Jenis pelatihan yang disediakan cukup beragam dan sesuai kebutuhan pasar kerja saat ini. Di antaranya tata rias, tata busana, tata boga, bengkel, barista, dan barbershop.
Pemkab Tanah Bumbu tidak berhenti pada pemberian pelatihan. Pemerintah juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa bantuan permodalan UEP (Usaha Ekonomi Produktif) bagi peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan.
Bantuan tersebut nantinya digunakan untuk menjalankan usaha sesuai bidang keterampilan masing-masing. Dengan skema ini, diharapkan para lulusan program tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki modal untuk memulai usaha secara mandiri.
"Program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif, mandiri, serta memiliki daya saing ekonomi yang kuat di tengah perkembangan dunia kerja dan usaha saat ini," tutup Liana Hamita.