AMUNTAI — Kabar duka menyelimuti kampus STIA Amuntai setelah salah satu mahasiswinya, Billa, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal. Peristiwa nahas itu terjadi hanya beberapa jam setelah ia menjalani prosesi penerimaan beasiswa dari pihak kampus, Senin lalu.
Billa diketahui baru saja mengikuti acara seremonial pemberian beasiswa di lingkungan STIA Amuntai pada siang hari. Ia meninggalkan kampus dalam kondisi sehat dan tampak bahagia. Namun, beberapa jam kemudian, kabar duka datang: Billa terlibat kecelakaan di ruas jalan umum di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kecelakaan tersebut merupakan jenis kecelakaan tunggal. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Pihak STIA Amuntai menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Billa. "Kami kehilangan salah satu mahasiswi berprestasi yang baru saja menerima beasiswa. Ini adalah kehilangan yang sangat berat bagi seluruh keluarga besar kampus," ujar salah satu perwakilan kampus dalam keterangan resmi.
Keluarga korban di kediamannya di kawasan Amuntai juga masih berduka. Mereka meminta doa agar almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang terlihat sebelum kejadian, sehingga dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian atau kondisi jalan saat itu.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para mahasiswa dan pengguna jalan lainnya untuk selalu waspada saat berkendara, terutama setelah menghadiri acara yang melelahkan. Kecelakaan tunggal kerap terjadi akibat penurunan konsentrasi atau kondisi medis mendadak yang tidak terduga. Pihak kampus pun mengimbau agar seluruh mahasiswa lebih berhati-hati di jalan raya.
Jenazah Billa telah dimakamkan di pemakaman umum setempat pada Selasa pagi. Prosesi pemakaman dihadiri oleh rekan-rekan mahasiswa, dosen, dan keluarga besar yang larut dalam kesedihan.