BANJARMASIN — Warga di kawasan padat penduduk Gang Kalimantan 1, Banjarmasin Barat, dikejutkan dengan kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 04.30 Wita. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya karena kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kobaran api pertama kali terlihat dari sebuah rumah kosong di ujung gang. Saksi mata di lokasi menyebutkan, api membesar dalam hitungan menit dan langsung menyambar gedung dua lantai milik Perguruan Muhammadiyah 1 yang berada tepat di sebelahnya. “Kami lihat api sudah besar dari kamar, langsung teriak dan berusaha menyelamatkan barang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Banjarmasin tiba sekitar 20 menit setelah laporan pertama masuk. Namun, akses jalan yang sempit menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
Tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi, tetapi tidak bisa masuk ke mulut Gang Kalimantan 1. Petugas terpaksa menarik selang sepanjang lebih dari 200 meter dari jalan raya untuk mencapai titik api. “Kami fokus mencegah api merembet ke pemukiman warga di belakang gedung,” kata Kepala Dinas Damkar Banjarmasin, Heri Susanto, di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Api baru benar-benar padam menjelang pukul 07.00 Wita. Gedung Perguruan Muhammadiyah 1 yang terdiri dari ruang kelas dan kantor hangus total. Atap bangunan ambruk, menyisakan rangka besi yang bengkok.
Selain gedung sekolah, api juga meludeskan sebuah gerai Indomaret yang berada di lantai dasar bangunan yang sama. Seorang pegawai Indomaret yang sempat berusaha menyelamatkan barang dagangan mengaku hanya bisa pasrah. “Barang di dalam tidak ada yang bisa diselamatkan, semua hangus,” katanya singkat.
Dua unit rumah kontrakan di belakang gedung juga ikut terbakar. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini karena sebagian besar penghuni sempat keluar setelah mendengar teriakan warga.
Polsek Banjarmasin Barat telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Tim identifikasi dari Polresta Banjarmasin masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di rumah kosong yang menjadi titik awal kobaran.
Pihak Perguruan Muhammadiyah 1 Banjarmasin belum memberikan pernyataan resmi terkait kelanjutan kegiatan belajar mengajar. Ratusan siswa terpaksa diliburkan sementara waktu hingga situasi kondusif.