BANJARMASIN — Suasana khidmat menyelimuti halaman Kanwil Kemenkum Kalsel saat para pegawai mengenakan seragam dinas lengkap dan mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Inspektur upacara memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 Wita.
Bagi jajaran Kanwil Kemenkum Kalsel, peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kemenkum, sebagai garda depan pelayanan hukum dan hak asasi manusia, memiliki tanggung jawab langsung dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik.
Dalam amanat upacara, inspektur upacara menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan pedoman kerja bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kementerian. Nilai gotong royong dan keadilan sosial dinilai relevan dalam menghadapi tantangan pelayanan hukum yang semakin kompleks.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang kami emban, mulai dari administrasi hukum hingga pembinaan, harus berlandaskan pada nilai-nilai luhur bangsa,” ujar salah seorang pejabat struktural Kanwil Kemenkum Kalsel saat ditemui usai upacara.
Prosesi pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi puncak acara. Para peserta upacara berdiri dengan sikap sempurna, menunjukkan penghormatan tinggi terhadap simbol negara. Halaman kantor yang sederhana itu berubah menjadi ruang refleksi bagi seluruh peserta.
Ke depan, Kanwil Kemenkum Kalsel berencana mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam program kerja dan kegiatan internal. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa semangat persatuan dan keadilan tidak hanya diucapkan saat upacara, tetapi juga diwujudkan dalam pelayanan sehari-hari kepada masyarakat Kalimantan Selatan.