BANJARBARU — Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan sejumlah proyek strategis terus berjalan. Dalam pekan ini, setidaknya empat agenda utama menjadi prioritas, mulai dari infrastruktur konektivitas hingga penguatan layanan kesehatan.
Agenda paling menonjol adalah monitoring dan evaluasi progres pembangunan Jembatan Pulau Laut. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru ini menjadi perhatian serius Pemprov Kalsel. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan dua kabupaten terkait demi kelancaran pembangunan fisik.
Selain infrastruktur jembatan, pemerintah daerah juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) di sektor kesehatan. Diskusi ini melibatkan Tenaga Ahli Gubernur dan para direktur rumah sakit daerah se-Kalsel. “Diskusi strategis tersebut membahas penguatan pelayanan kesehatan serta peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit daerah di Banua,” ujar H. Riandy Hidayat.
Pemerintah tak hanya fokus pada proyek fisik. Sektor pariwisata juga menjadi motor penggerak ekonomi yang tengah dirumuskan ulang. Biro Adbang menyusun rencana aksi pariwisata agar sektor ini bisa menjadi andalan pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah strategis lainnya adalah penyusunan Rancangan Akhir Anggaran Tahun 2027. Proses ini dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Tenaga Ahli Gubernur (TAG). “Semoga berbagai agenda ini dapat mengawal setiap tahapan pembangunan demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju dan berdaya saing,” jelas Kepala Biro Adbang.
Di sisi lain, Biro Adbang juga menggelar rapat koordinasi lingkup SKPD Pemprov Kalsel. Rapat ini bertujuan menyinkronkan capaian kinerja serta mempercepat realisasi berbagai program strategis di seluruh perangkat daerah. Perencanaan yang matang diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Banua.