BUNTOK — Sadikin resmi menakhodai Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Barito Selatan (Barsel) untuk masa bakti 2025–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Aula Bapperida, Buntok, Rabu (6/5/2025).
Sadikin menggantikan posisi Drs. Lauto setelah mendapatkan dukungan penuh dari para peserta musyawarah. Dalam pernyataan perdananya, ia menegaskan kesiapan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan membawa semangat kebersamaan demi mendongkrak prestasi olahraga catur di daerah tersebut.
Target prestasi menjadi prioritas utama Sadikin dalam tahun pertama kepemimpinannya. Ia optimistis kontingen catur Barito Selatan mampu bersaing di level regional dengan raihan medali yang konkret.
“Target kami minimal meraih satu medali emas. Untuk perak dan perunggu, akan kami upayakan semaksimal mungkin sesuai perolehan di lapangan nanti,” ujar Sadikin kepada awak media usai terpilih.
Guna mencapai target tersebut, Sadikin merancang program pembinaan atlet yang dimulai dari bangku sekolah. Penjaringan bibit-bibit potensial akan dilakukan secara masif pada tingkat SD, SMP, hingga SMA. Strategi ini juga akan didukung dengan peningkatan kualitas wasit dan pelatih melalui pelatihan internal agar organisasi memiliki standar kompetensi yang lebih tinggi.
Sekretaris KONI Barito Selatan, M. Taufik, menyatakan bahwa pelaksanaan Muskab Percasi kali ini telah memenuhi ketentuan organisasi yang berlaku. Pergantian kepengurusan dilakukan karena ketua sebelumnya telah menyelesaikan masa jabatan selama dua periode.
“Ketua sebelumnya sudah menjabat selama dua periode, sehingga sesuai aturan harus dilakukan pergantian kepengurusan. Kami berharap di bawah kepemimpinan baru, prestasi catur Barito Selatan minimal bisa dipertahankan atau bahkan ditingkatkan lebih baik lagi,” kata Taufik saat mewakili Ketua KONI Khristianto Yudha.
Sadikin menambahkan, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan sangat krusial dalam menunjang sarana dan prasarana latihan. Ia berharap sinergi antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah daerah semakin solid agar atlet-atlet lokal mendapatkan fasilitas yang memadai untuk berkembang.