AMUNTAI — Kontingen Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tabalong sukses mengamankan empat medali pada ajang Sport Climbing Competition 2026 di Hulu Sungai Utara (HSU). Kejuaraan tingkat provinsi ini digelar dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-74 Kabupaten HSU.
Sirkuit 1 Boulder and Speed bertajuk "Hulu Sungai Utara Bangkit" tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 30 April hingga 2 Mei 2026. Dalam ajang ini, dua atlet andalan Bumi Saraba Kawa tampil dominan di kelas umur 15 tahun (U15).
Dua atlet yang menyumbangkan medali tersebut adalah Adhitya Rahman dan Riskia Lestari Rahmatullah. Keduanya berhasil menembus podium pada kategori Boulder dan Speed World Record (WR) yang menjadi nomor bergengsi dalam kompetisi ini.
Riskia Lestari Rahmatullah tampil gemilang dengan menyapu bersih dua medali emas sekaligus. Ia menjadi yang terbaik pada kategori Boulder U15 Putri dan Speed WR U15 Putri. Performa stabil Riskia sejak babak kualifikasi memastikan posisi Tabalong di puncak klasemen kategori putri.
Sementara itu, Adhitya Rahman menyumbangkan satu medali emas dari kategori Boulder U15 Putra. Adhitya juga menambah koleksi medali tim dengan raihan satu perak pada nomor Speed WR U15 Putra.
Ketua Harian FPTI Tabalong, Muhammad Zainaini, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian para atlet muda tersebut di Amuntai. Meski hanya dua dari empat atlet yang dikirim berhasil membawa pulang medali, pihaknya tetap melihat potensi besar pada seluruh anggota tim.
“Alhamdulillah dua atlet kami bisa meraih prestasi dalam ajang panjat tebing di Amuntai,” ucap Muhammad Zainaini, Sabtu (02/05/2026).
Zainaini menegaskan bahwa FPTI Tabalong tidak akan berpuas diri dengan hasil ini. Ia memberikan motivasi bagi atlet yang belum berhasil meraih podium agar terus mengasah kemampuan untuk kejuaraan mendatang. Program pembinaan jangka panjang kini menjadi fokus utama organisasi.
“Kami akan upayakan peningkatan pembinaan atlet dengan pola pelatihan yang lebih intensif serta strategi-strategi lainnya,” pungkas Zainaini.