PARINGIN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan membuka gerai pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (4/5/2026). Layanan ini dilaksanakan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Petugas menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga non-ASN yang hadir sebagai peserta upacara. Inisiatif tersebut diambil untuk memfasilitasi pegawai pemerintah yang memiliki keterbatasan waktu berkunjung ke kantor dinas pada jam kerja reguler.
Kegiatan jemput bola ini merupakan bagian dari program inovasi bertajuk "Tamasya" atau Datang Melayani Masyarakat. Lewat program ini, Disdukcapil proaktif mendatangi pusat keramaian maupun instansi pemerintah guna memperluas cakupan penggunaan identitas digital di Bumi Sanggam.
Kepala Disdukcapil Balangan, Andi Firmansyah, memantau langsung proses aktivasi di lapangan. Ia menekankan pentingnya kepemilikan identitas digital bagi setiap abdi negara sebagai contoh bagi masyarakat luas dalam hal tertib administrasi kependudukan.
"Kami mengajak para ASN untuk segera memanfaatkan layanan jemput bola ini," ujar Andi Firmansyah di sela-sela pemantauan layanan.
Proses aktivasi IKD memerlukan verifikasi langsung oleh petugas berwenang untuk memastikan keabsahan data pemohon. Hal ini menyebabkan layanan tersebut tidak dapat dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh pengguna melalui aplikasi tanpa bantuan verifikator resmi.
Interaksi tatap muka diperlukan untuk sinkronisasi data biometrik dan pemindaian kode QR khusus yang hanya dimiliki oleh otoritas kependudukan. Sebelum melakukan aktivasi, calon pengguna diwajibkan mengunduh aplikasi IKD melalui Play Store atau App Store pada ponsel pintar masing-masing.
Layanan di lokasi upacara ini mendapat respons positif dari para pegawai yang mengantre secara bergantian. Disdukcapil Balangan menargetkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Balangan dapat segera beralih ke identitas digital guna mempermudah akses pelayanan publik yang kini mulai terintegrasi secara elektronik.