Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu Dikebut, Target Rampung Akhir Tahun 2028

Penulis: Andi Pratama  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 13:59:10 WIB
Pembangunan jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028.

BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu tepat waktu. Langkah ini diambil guna memastikan konektivitas wilayah pesisir Kalimantan Selatan segera terintegrasi secara maksimal.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas daerah. Proyek tersebut dirancang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) terkait progres pembangunan jembatan yang digelar di Batulicin, belum lama ini. Pertemuan tersebut menjadi ajang evaluasi teknis dan koordinasi lintas instansi guna meminimalkan kendala di lapangan.

Dampak Strategis: Mempercepat Arus Logistik di Pesisir Kalsel

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan tidak hanya menjadi penghubung fisik, tetapi juga urat nadi baru bagi distribusi barang dan jasa. Selama ini, mobilitas antarwilayah tersebut sangat bergantung pada transportasi laut yang memiliki keterbatasan waktu dan kapasitas.

“Pembangunan jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu ini akan membawa dampak besar bagi masyarakat. Terbukanya konektivitas antarwilayah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eryanto Rais saat membacakan arahan Bupati.

Kehadiran jembatan ini diyakini akan membuka peluang investasi baru di sektor industri dan pariwisata. Dengan akses yang lebih mudah, biaya logistik dapat ditekan, sehingga harga komoditas di pasar lokal menjadi lebih kompetitif.

Target Rampung 2028 dan Sinergi Lintas Sektor

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait terus memantau perkembangan di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi terbaru, proyek prestisius ini dipatok selesai pada penghujung tahun 2028 mendatang.

FGD di Batulicin tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, termasuk Bupati Kotabaru Muhammad Rusli. Kehadiran Tim Ahli Gubernur Kalimantan Selatan serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalsel menunjukkan adanya kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan pusat.

Pihak kontraktor dan dinas terkait juga diminta untuk menjaga konsistensi pengerjaan agar target yang telah ditetapkan tidak meleset. Pemerintah berharap jembatan ini segera menjadi penggerak utama ekonomi kawasan pesisir dan memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik nasional.

Reporter: Andi Pratama
Back to top