KALIMANTAN SELATAN — Google tengah menyiapkan perangkat wearable baru bernama Fitbit Edge yang spesifikasinya bocor lewat listing retail dan dokumen FCC. Perangkat ini membawa layar lebih besar, dukungan notifikasi, serta sejumlah aplikasi seperti Google Maps dan kontrol musik. Kebocoran ini menandai langkah Google memperluas lini Fitbit di tengah persaingan pasar smartwatch dan fitness tracker.
Google kembali menambah portofolio perangkat wearables-nya. Setelah sebelumnya muncul lewat kebocoran materi pemasaran pada Agustus dan pendaftaran di FCC bulan lalu, sejumlah aset retail untuk perangkat bernama Fitbit Edge kini beredar luas. Aset tersebut dibagikan oleh Android Headlines dan memperlihatkan desain serta spesifikasi yang belum pernah ada di jajaran Fitbit sebelumnya.
Fitbit Edge mengusung layar dengan bentuk membulat yang nyaris memenuhi seluruh permukaan depan perangkat. Tepi layarnya jauh lebih tipis dibandingkan pelacak Fitbit generasi sebelumnya. Antarmuka yang ditampilkan menyerupai tampilan Pixel Watch, namun disesuaikan dengan bentuk layar tersebut.
Di layar utama, pengguna bisa melihat waktu dan tanggal berdampingan dengan komplikasi untuk detak jantung, jumlah langkah, dan tombol mulai olahraga. Bagian belakang perangkat memperlihatkan mekanisme pelepasan tali di sisi atas dan bawah, serta susunan sensor yang bentuknya mirip Fitbit Air. Google kemungkinan memakai charger magnetik yang sama dengan model tersebut.
Sisi kiri dan kanan perangkat terdapat strip logam yang diduga berfungsi untuk pembacaan elektrokardiogram (ECG). Pola desain ini mengikuti formula yang sudah dipakai pada Fitbit Charge 6. Tali dan casing perangkat tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Canyon, Obsidian, dan Olive, serupa dengan opsi warna Pixel 11 Pro.
Spesifikasi Fitbit Edge yang beredar saat ini berasal dari tabel perbandingan dengan Fitbit Air dan Pixel Watch 5. Pada bagian konektivitas, perangkat ini tercatat mendukung Bluetooth, tetapi tidak mencantumkan Wi-Fi. Dibandingkan Fitbit Air, Fitbit Edge memiliki keunggulan pada dukungan notifikasi.
Aplikasi yang terdaftar di perangkat mencakup Google Maps, kontrol media dan musik, serta Find My Phone. Daya tahan baterainya diklaim mencapai tujuh hari dan perangkat ini kompatibel dengan Android maupun iOS.
Kemunculan Fitbit Edge melengkapi strategi Google yang selama ini membagi perangkat wearable ke dua lini: Pixel Watch untuk segmen smartwatch penuh dan Fitbit untuk pelacak kebugaran dengan daya tahan baterai lebih panjang. Kehadiran fitur notifikasi dan aplikasi di perangkat ini menjembatani celah antara keduanya.
Bagi pengguna Indonesia, perangkat Fitbit selama ini dipasarkan lewat distributor resmi dan toko elektronik besar. Harga serta jadwal peluncuran resmi Fitbit Edge belum diumumkan Google. Sejumlah pengguna di forum diskusi teknologi menyambut positif kebocoran ini, terutama mereka yang mencari pengganti perangkat lama dengan daya tahan baterai lebih baik.
Google belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan Fitbit Edge. Peluncuran produk biasanya diumumkan bersamaan dengan ajang peluncuran perangkat keras tahunan perusahaan, sehingga informasi resmi soal ketersediaan di pasar global maupun Indonesia masih menunggu pengumuman lebih lanjut.