Gianni Infantino Temui Prabowo di Istana, Bahas FIFA ASEAN Cup Perdana

Penulis: Andi Pratama  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 14:22:31 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, disambut Menpora Erick Thohir.

KALIMANTAN SELATAN — Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Menpora Erick Thohir menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026) siang. Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup yang baru pertama kali digelar, dengan Indonesia sebagai tuan rumah.

Gianni Infantino tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.11 WIB, disambut langsung oleh Erick Thohir yang juga menjabat Ketua Umum PSSI. Kedatangan orang nomor satu FIFA itu menandai kunjungannya yang keempat ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Erick menyebut pertemuan ini sebagai silaturahmi dua sahabat yang sudah lama menjalin hubungan baik. Ia menegaskan Gianni bukan sosok asing bagi Indonesia, terutama sejak negara ini dipercaya menjadi tuan rumah FIFA U-17 beberapa waktu lalu.

Kunjungan Keempat, Bukan Pertemuan Pertama

Menurut Erick, Presiden FIFA sebelumnya telah beberapa kali bertemu Prabowo di berbagai kesempatan dan negara. Kedekatan itu menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus dipercaya menggelar agenda sepak bola internasional.

"Ya pertemuan Presiden FIFA dengan Presiden Republik Indonesia, Bapak Presiden Pak Prabowo. Tentu Presiden Gianni sudah di Indonesia hampir empat kali ke sini waktu kita dapat kesempatan FIFA U-17 dan sekarang sebagai FIFA ASEAN. Pertemuan presiden, dua sahabat," ujar Erick kepada awak media.

Gianni membenarkan pernyataan Erick dengan singkat. "Yes," katanya.

FIFA ASEAN Cup Dinilai Sukses Besar

Dalam pertemuan tersebut, Gianni menyampaikan pandangannya soal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup yang berlangsung di Indonesia. Ia menilai ajang itu menjadi kesuksesan besar bagi seluruh kawasan ASEAN.

"Ya. Sejauh ini, ini benar-benar merupakan kesuksesan besar bagi seluruh kawasan ASEAN. Indonesia menjadi tuan rumah yang hebat untuk tim-tim terbaik ASEAN. Kemudian kami menggelar Challenge Cup yang juga diselenggarakan di Hong Kong, yang juga sangat sukses," kata Gianni.

Gianni menambahkan, sepak bola di kawasan ini tengah bergairah. Antusiasme penonton yang datang ke stadion dan kualitas pertandingan menjadi indikator bahwa level kompetisi ASEAN terus meningkat.

"Jadi, saya pikir sepak bola benar-benar bergairah di kawasan ini. Ada begitu banyak kecintaan terhadap sepak bola, dan kita juga bisa melihat bahwa level pertandingannya sangat bagus, sangat bagus," ujarnya.

Dampak bagi Sepak Bola Indonesia

Bagi Indonesia, kepercayaan FIFA menggelar FIFA ASEAN Cup perdana menjadi modal berharga. Ajang ini tidak hanya mendatangkan tim-tim terbaik ASEAN, tetapi juga menarik penonton ke stadion dan menghadirkan emosi pertandingan yang dinilai Gianni selalu hadir setiap saat.

"Penonton datang ke stadion, pertandingan sangat, sangat menarik. Emosi selalu hadir setiap saat. Dan, Anda tahu, Indonesia merupakan tuan rumah yang luar biasa," tuturnya.

Gianni mengaku senang bisa kembali ke Indonesia untuk menghadiri agenda FIFA. Ia berharap FIFA ASEAN Cup menjadi yang pertama dari banyak ajang lainnya yang digelar di Tanah Air.

"Jadi, saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia, dan sangat senang menjadi tuan rumah untuk kembali menggelar ajang FIFA di Indonesia. Ini bukan yang pertama, tetapi ini sangat penting. Ini adalah FIFA ASEAN Cup yang pertama, dan semoga menjadi yang pertama dari banyak ajang lainnya," katanya.

Prabowo Disebut Mencintai Sepak Bola

Gianni juga menyampaikan kesan positifnya terhadap Prabowo. Menurutnya, Presiden RI itu memiliki kecintaan terhadap sepak bola dan terhadap negaranya.

"Saya juga sangat senang bisa kembali bertemu dengan Presiden yang juga mencintai sepak bola dan mencintai negaranya. Jadi, saya sangat menantikan hal ini," tuturnya.

Pertemuan di Istana Negara ini menegaskan posisi Indonesia di mata FIFA sebagai tuan rumah yang dipercaya. Setelah FIFA U-17 dan FIFA ASEAN Cup, peluang Indonesia menggelar agenda sepak bola internasional lainnya masih terbuka lebar.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top