BANJARMASIN — Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 melibatkan unsur udara, laut, darat, hingga tim penyelam. Pihaknya menegaskan operasi tetap dilanjutkan meski penyelaman pada hari ke-18 belum menemukan korban tambahan.
“Sekarang total personel yang terlibat 1.041 orang. Dilengkapi berbagai armada untuk memperkuat pencarian korban yang masih hilang,” kata Putu dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Untuk pencarian melalui jalur laut, tim SAR gabungan diperkuat 11 kapal yang digunakan menyisir wilayah pencarian korban KM Virgo. Dari sektor udara, tiga helikopter disiapkan mendukung operasi di berbagai titik.
Dukungan unsur darat juga disiagakan untuk menunjang proses evakuasi apabila kembali ditemukan korban. Sebanyak 42 unit ambulans telah disiagakan dan dapat dikerahkan sesuai kebutuhan selama operasi berlangsung.
Perhatian besar diarahkan pada pencarian di bawah permukaan laut yang hingga hari ke-18 belum membuahkan hasil. Basarnas menyiapkan 63 penyelam gabungan untuk kembali menyisir area bangkai KM Virgo.
“Hingga hari ini, tim SAR gabungan juga menyiapkan 63 penyelam untuk mendukung pencarian di bawah permukaan laut,” ujarnya.
Tim penyelam tersebut, ditegaskan Putu, menjadi salah satu kekuatan utama dalam pencarian lanjutan pada hari ke-19 operasi SAR. Ribuan personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur dan lembaga.
Sebanyak 186 orang dari total 243 penumpang dan kru dalam manifes KM Virgo telah ditemukan. Catatan tersebut hingga Rabu, 30 September 2026 pukul 22.00 WITA.
Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 78 orang meninggal dunia. Sedangkan 57 lainnya masih dalam proses pencarian.
Basarnas akan mengoptimalkan kekuatan personel dan armada yang tersedia, terutama 63 penyelam yang kembali disiapkan untuk pencarian bawah laut.