KALIMANTAN SELATAN — Pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe menilai lini pertahanan dan kiper Timnas Indonesia bertabiat kelas dunia jelang duel Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9) malam. Pujian itu muncul setelah ia menyaksikan langsung kemenangan Indonesia atas Singapura pada laga pertama, Jumat (25/9).
Tan Cheng Hoe tidak hanya menyoroti ketajaman lini serang Indonesia. Pelatih berusia 58 tahun itu menegaskan sektor pertahanan dan penjaga gawang Indonesia berada di level yang membuat Malaysia harus ekstra hati-hati.
Menurutnya, kombinasi kekuatan di depan dan belakang membuat Indonesia menjadi lawan yang sulit diprediksi. Ia pun menegaskan tim pelatih Malaysia tengah menyiapkan rencana khusus untuk meredam agresivitas Indonesia.
Tan Cheng Hoe mengaku sudah menonton pertandingan Indonesia melawan Singapura beberapa hari sebelumnya. Dari tayangan itu, ia menilai pasukan John Herdman punya kekuatan serius di lini depan.
"Saya menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Singapura beberapa hari lalu, kita melihat kekuatan Indonesia sangat bagus, terutama di lini serang mereka memiliki beberapa pemain berbahaya," ujar Tan Cheng Hoe dikutip dari Harian Metro.
Ia menambahkan lini serang Indonesia tampil konsisten dan berbahaya sepanjang laga kontra Singapura. Kondisi itu membuat Malaysia wajib menyiapkan antisipasi sejak menit awal.
Pujian lebih lanjut datang untuk sektor pertahanan Indonesia. Tan Cheng Hoe menyebut barisan bek dan kiper Indonesia berada di kelas dunia, sebuah penilaian yang jarang ia lontarkan untuk lawan di kawasan ASEAN.
"Selain itu, mereka juga memiliki pertahanan dan kiper kelas dunia. Karena itulah kita harus bersiap menghadapi Indonesia, terutama di lini serang mereka cukup konsisten dan cukup berbahaya," ucapnya.
Saat mengalahkan Singapura, lini belakang Indonesia diisi Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Calvin Verdonk. Di bawah mistar gawang ada Maarten Paes.
Di bangku cadangan masih tersedia Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Dion Markx. Sementara kiper Emil Audero kemungkinan besar belum bisa bermain karena tidak fit.
Tan Cheng Hoe menyatakan tim pelatih Malaysia belum memutuskan susunan pemain untuk melawan Indonesia. Ia tetap membuka peluang melakukan rotasi.
"Kami, staf pelatih, masih mengevaluasi beberapa pemain untuk melihat apakah kami ingin menurunkan susunan pemain inti untuk hari itu atau melakukan beberapa perubahan. Tentu saja, melawan Indonesia kami akan menurunkan susunan pemain terbaik," katanya.
Duel Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi laga krusial bagi kedua tim di Grup A. Indonesia datang dengan modal kemenangan atas Singapura, sementara Malaysia berusaha menjaga peluang di persaingan grup.