BANJARMASIN — Pantauan citra radar cuaca pada pagi hari menunjukkan kondisi di wilayah Kalimantan Selatan umumnya cerah berawan. Wilayah sekitar Bandara Syamsudin Noor juga terpantau cerah berawan. Meski demikian, kabut asap berpotensi menurunkan jarak pandang di sejumlah titik.
Arah angin diprakirakan bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan berada di rentang 45 hingga 95 persen.
Di tiga kabupaten itu, BMKG memprakirakan potensi hujan ringan. Masyarakat diimbau mewaspadai hujan yang dapat disertai kilat atau petir.
Hujan juga berpotensi disertai angin kencang berdurasi singkat pada malam hari di wilayah yang sama. Peringatan dini cuaca ekstrem ini berlaku untuk Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.
Tinggi gelombang di perairan Banjarmasin, Tanah Bumbu, dan Kotabaru diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Sementara di perairan Tanah Laut, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
"Perlu diwaspadai bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri karena berpotensi menghadapi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter di perairan Tanah Laut," kata Uli Maharani.
BMKG menyediakan pembaruan cuaca melalui laman cuaca.bmkg.go.id dan akun Instagram @cuaca_kalsel. Warga Kalimantan Selatan dapat memantau perkembangan prakiraan sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Bagi nelayan dan operator kapal feri di perairan Tanah Laut, pemantauan gelombang menjadi perhatian utama pada Sabtu ini. Potensi kabut asap juga perlu diantisipasi pengguna jalan yang melintasi wilayah Kalsel pada pagi hingga siang hari.