KALIMANTAN SELATAN — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali digelar di Labuan Bajo setelah sempat tertunda akibat gempa Flores. Siswa menerima vaksin untuk melindungi mereka dari sejumlah penyakit. Ibu di seluruh Indonesia bisa menyimak bagaimana proses pemulihan layanan kesehatan anak berjalan di wilayah pascabencana.
Gempa Flores sempat membuat sejumlah layanan kesehatan di Labuan Bajo terhenti, termasuk jadwal imunisasi rutin anak sekolah. Kini kegiatan itu berangsur normal kembali.
Pemulihan layanan imunisasi menjadi kabar baik bagi orang tua yang sempat khawatir anaknya melewatkan vaksin wajib. Pemerintah dan petugas kesehatan bergerak cepat memastikan anak-anak tetap terlindungi.
Gempa Flores mengganggu berbagai aktivitas warga, termasuk kegiatan belajar mengajar dan pelayanan kesehatan di sekolah. Kondisi bangunan serta akses menuju fasilitas kesehatan menjadi pertimbangan utama sebelum program bisa dijalankan lagi.
Penundaan ini bukan hal sepele. Anak usia sekolah adalah kelompok yang rentan terhadap penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin, seperti campak, rubella, dan difteri.
BIAS adalah program imunisasi rutin yang menyasar siswa sekolah dasar. Vaksin yang diberikan disesuaikan dengan usia dan jadwal nasional.
Setiap vaksin diberikan oleh petugas terlatih dengan pengawasan tenaga kesehatan setempat. Orang tua biasanya mendapat pemberitahuan lebih dulu sebelum anak diimunisasi.
Kehadiran orang tua tetap penting meski program berjalan di sekolah. Pastikan anak dalam kondisi sehat saat diimunisasi, dan beri tahu petugas jika anak sedang demam atau punya riwayat alergi.
Setelah imunisasi, beberapa anak mungkin mengalami demam ringan atau nyeri di lokasi suntikan. Gejala ini umumnya hilang dalam satu hingga dua hari.
Segera hubungi dokter jika anak mengalami demam tinggi yang tidak turun, pembengkakan berat di area suntikan, atau reaksi alergi seperti sesak napas dan ruam menyeluruh. Bawa buku imunisasi anak agar riwayat vaksinnya tercatat rapi.
Kembalinya BIAS di Labuan Bajo menunjukkan layanan kesehatan anak perlahan pulih pascagempa. Bagi ibu, memastikan anak mendapat imunisasi lengkap adalah langkah sederhana yang berdampak panjang untuk kesehatannya.