PELAIHARI — Pembukaan ajang tahunan itu ditandai pemukulan beduk oleh Bupati, disaksikan unsur Forkopimda, para kafilah, dan tamu undangan. Piala bergilir diserahkan dari Kecamatan Bajuin, juara umum MTQN ke-47 tingkat kabupaten sebelumnya. Rangkaian pawai taaruf sudah digelar pada sore hari sebelum acara resmi dimulai.
Kompetisi menyebar ke 14 venue yang meliputi masjid, pondok pesantren, sekolah, hingga panggung Pasar Lawas Nol Kilometer. Cabang yang dipertandingkan mencakup sembilan jenis musabaqah dengan 25 golongan.
Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan MTQ merupakan gerakan bersama untuk membumikan Al-Qur'an di Bumi Tuntung Pandang. Ia menyoroti pentingnya mendorong minat membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur'an di kalangan generasi muda.
"MTQ ini merupakan bagian dari syiar agama kita untuk menunjukkan indahnya Al-Qur'an. Kita ingin mendorong minat membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur'an, terutama di kalangan generasi muda di tengah arus digitalisasi," ujar Rahmat.
Bupati juga memberi motivasi kepada seluruh kafilah yang akan bertanding. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar bukan hal yang otomatis dimiliki setiap orang.
"Saya ucapkan selamat berlomba, selamat bertanding, jaga sportivitas semuanya. Anda adalah orang-orang terpilih, bukan hanya terpilih di masyarakat, tapi orang-orang yang dipilih oleh Allah," tuturnya.
Rahmat menyoroti pentingnya pembinaan bakat baru agar kontingen Tanah Laut mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional. Ia menyebut penduduk Tanah Laut yang beragama Islam mencapai 98,2 persen dari total 378.200 jiwa.
"Penduduk Tanah Laut 98,2 persen beragama Islam dari total 378.200 jiwa. Harusnya kita bisa mencetak generasi penerus yang menyeimbangi kabupaten lain yang selama ini mendominasi di tingkat provinsi," tambahnya.
Kepada dewan hakim dan panitia, Bupati menitipkan pesan agar menjunjung tinggi profesionalisme dan objektivitas penilaian. Ia meminta penilaian dilakukan tanpa memandang unsur kesukuan atau kekeluargaan.
Dukungan Pemkab Tanah Laut terhadap MTQ tahun ini mendapat apresiasi dari para kafilah. Selain piagam penghargaan dan uang pembinaan, pemerintah daerah mengalokasikan hadiah umrah bagi para juara.
"Alhamdulillah, Tanah Laut luar biasa dalam mendukung kegiatan keagamaan. Tahun ini bahkan ada bonus hadiah umrah untuk sembilan orang pemenang. Mudah-mudahan ada dari kafilah kami yang meraihnya," ungkap Helman, Official Kafilah Kecamatan Kintap.
Usai membuka acara, Bupati bersama rombongan meninjau stan bazar MTQ di area lokasi kegiatan. Perhelatan ini membawa dampak langsung bagi pelaku UMKM lokal yang berjualan di sekitar venue.
Mama Novi, salah satu pedagang di stan bazar, mengaku terbantu dengan gelaran MTQ ke-48. Menurutnya, fasilitas stan hingga penerangan disediakan gratis oleh panitia.
"Alhamdulillah, adanya event seperti ini sangat membantu kami para pedagang kecil. Pasaran sedang sepi, begitu ada acara ramai seperti ini omzet kami naik, rasanya seperti dapat gajian," tutur Mama Novi. Ia berharap pemerintah daerah lebih sering menggelar acara serupa di masa mendatang.